Rabu, 20 Mei 2009

Bahkan ibuku pun tak bisa menahanku untuk keluar..

saat mengandung ibuku mengalami Pecahnya kantung amnion atau cairan ketuban yang tidak disengaja, sehingga aku terlahir sebagai bayi berumur 28 minggu, yang bisa dikategorikan sebagai kelahiran sangat prematur. 
dengan tubuhku yang kecil, maka sistem bernapaskupun harus dibantu ventilator untuk menghindari lupa napas, 
dan juga dibantu dengan inkubator, agar suhu tubuhku tetap normal .
Ini bisa dipahami karena saat aku terlahir, sebagian organ pentingku belum begitu matang. dan menurut paham dokter, Organ tubuhku yang belum tumbuh sempurna harus dimatangkan di luar kandungan ibu,
maka dari itu, pasca kelahiran, orangtuaku bekerja lebih keras untuk membuatku merasa nyaman dan tumbuh normal.

mereka memberiku banyak sentuhan pijatan untuk menstimulasi pertumbuhan tubuhku. 
mengajaku berbicara, memberitahuku apabila aku sedang dibacakan dongeng untuku (ini menurut crita ibuku) 
dan menurut paham dokter, khususnya untuk para ibu yang melahirkan bayi prematur, ditekankan untuk sering-sering memeluk bayinya mungkin ini yang menyebabkan saya senang sekali di peluk.. haha such a silly things

kelahiran prematurku menimbulkan banyak sekali resiko, diantaranya adalah 
-Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH) , tapi itu hanya teori bagiku, seiring fisik dan psikologis ku tumbuh, ada banyak faktor ekstern lain yang membantu juga mempengaruhinya
      -aku senang sekali membaca, sampai sampai dulu aku jadi tontonan tetangga, ya mungkin                dulu anak kecil berumur 4 tahun yang sudah bisa membaca jadi hal yang spesial hahaha
      -aku senang sekali berlari kemana- mana bahkan kejadian yang hampir merenggut nyawaku        (tenggelam menuju sungai besar di bandung -citarum-) disebabkan oleh itu. 
 sehingga dengan stimulasi dari faktor-faktor ungenetika itu aku bisa tumbuh seperti anak normal lainnya.bahkan ukuran tubuhku lumayan besar untuk anak seumurku, atau bahkan otaku lebih mempunyai kans untk menjadi seorang sayko.. hahaha   
-Cedera kedinginan 
Karena pengaturan suhu tubuh bayi prematurku yang belum sempurna aku dapat mengalami 
cedera pada kulitku. maka dibutuhkan inkubasi untuk membuat suhu tubuhku normal, 
tetapi sekarang malah sebaliknya aku malah ga tahan benda panas, dan aku suka sekali kedinginan..!!! hihihi mungkin ini yg jadi penyebab kenapa refleks kulitku pada cuaca dingin sedikit telat, mungkin karena tubuhku dulu lama di inkubasi ??

hahaha  its such not a big problem for being fuckin premature!  

dan hari ini 25 tahun yang lalu,
ibuku pun tak bisa menahanku untuk keluar..





2 komentar:

croottz mengatakan...

ooumhhhh.... naha uing ka2ra apal, sarua gening jeung uing.. tujuh bulan laiinn...wahahawahaha...

Unknown mengatakan...

count me in!!!